Film Kolosal Indonesia yang Populer Dimasanya

Karena tidak masuk kedalam kategori genre film, mungkin beberapa dari kalian masih belum faham apa itu film kolosal. Mudahnya, film kolosal adalah film yang jalan ceritanya berpijak dari sejarah dan legenda. Berbeda dengan film fantasi yang sepenuhnya merupakan imajinasi sang penulis ataupun sutradara, film kolosal memiliki ide cerita dari legenda masyarakat. Ciri dari film kolosal Biasanya :

– berlatar belakang jaman lampau. Hal ini karena pijakan dari legenda sudah pasti tempo dulu atau masa lampau.

– melibatkan banyak orang dalam pembuatanya. Alur cerita film kolosal biasanya tidak jauh seputar kerajaan dan peperangan. Seningga memerlukan banyak pemeran dan properti.

– Jalan cerita sangat kental akan kepercayaan dan kebudayaan masyarakat sekitar.

baca juga : REKOMENDASI FILM TERBAIK SAAT HARI LIBUR

Itulah beberapa ciri dari film kolosal. Sekarang mari kita beranjak ke film kolosal indonesia yang populer dimasanya.

Wiro Sableng

Wiro sableng adalah serial drama kolosal indonesia yang sangat populer di era 90an. Tokoh utama yang kuat, sakti namun jenaka sukses menjerat hati para penikmat film indonesia. Bahkan saking terkenalnya, banyak pedagang yang menjual tas anak, baju anak dan aksesoris bergambar wiro sableng. Dan itu sukses laris manis.

Herning Sukendro selaku aktor yang memerankan tokoh utama sukses membawakan wiro sableng hingga terkenal. Namun sayang, kabarnya kehidupan Herning yang akrab disapa Ken Ken itu “jatuh”. Saat ini sang aktor sedang menggeluti profesi barunya sebagai petani sayur.

Kembali ke film, saat ini serial yang akrab dengan jargon 212 sudah di remake dan masuk ke layar lebar. Pemeran utama dari wiro sableng versi remake tak lain adalah anak dari pencipta karakter ini. Yaitu vino g bastian. Vino mengaku senang dapat memerankan karakter yang diciptakan mendiang ayahnya.

Si Buta dari Gua Hantu

Film kolosal ini diangkat dari komik karya Ganes TH. Si buta dari gua hantu mengikuti kepopuleran Wiro sableng yang viral saat itu.

Latar belakang dari film kolosal ini adalah zaman kolonial hindia belanda. Si buta dari gua hantu menceritakan Barda Mandrawata seorang pendekar silat dari perguruan elang putih. Barda sangat terpukul mengetahui tunanganya Marni Dewianti, ayahnya, Paksi Sakti Indrawatara dan saudara saudara seperguruanya, tewas ditangan seorang perndekar sakti nan kejam yang berjuluk si mata malaikat. Bardapun mencari dan balas dendam kepada pendekar tersebut. Namun sayang, pembalasan dendam tersebut harus barda bayar dengan harga yang tidak murah. Yaitu barda kehilangan penglihatanya.

Setelah balas dendam berhasil barda lakukan, secara tidak sengaja dia menemukan gua angker dan bersemedi lah di gua tersebut. Barda bersemedi dan mempelajari ilmu ajian langka dalam gua tersebut.

Setelah muncul dari pengasingan di gua tersebut, barda dihadapkan kembali dengan kenyataan pahit. Tunanganya marni ternyata masih hidup. Namun nahas marni sudah menjadi istri orang lain. Merasa sedih, marah dan putus asa menyalahkan keadaan, Barda kemudian berkelana dengan monyet setianya membasmi kejahatan di muka bumi. Petualangan si buta dari gua hantu pun dimulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *