Tag: film pendek


Hilangkan Rasa Bosan Dengan Menonton Rekomendasi Film Pendek Indonesia

Hilangkan Rasa Bosan Dengan Menonton Rekomendasi Film Pendek Indonesia

Di rumah saja dan tidak keluar rumah tentu saja akan membuat kita gampang bosan. Apalagi bagi anak kos tentu saja akan mudah bosan karena ruang gerak yang sangat sempit, berbeda jika kita berada di rumah di mana kita bisa berinteraksi dengan keluarga dirumah dan melakukan kegiatan lainnya di rumah yang bisa menghilangkan rasa bosan. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan rasa bosan adalah dengan menonton film. Saat ini bukan hanya ada film dengan durasi panjang saja melainkan juga ada film pendek yang tidak kalah seru untuk kita tonton. 

Rekomendasi Film Pendek Terbaik Karya Anak Bangsa

Indonesia juga termasuk negara yang memiliki film pendek terbaik yang bisa anda gunakan untuk mengisi waktu luang saat di rumah aja. Berikut adalah beberapa film pendek terbaik Indonesia yang wajib ditonton untuk mengisi waktu luang.

  • Joshua 

Film pendek terbaik Indonesia yang pertama dan wajib anda tonton adalah Joshua. Film ini bercerita tentang seorang bocah SD bernama Joshua yang suka dengan teman sekelasnya. Hingga suatu hari Joshua tidak sengaja mencium pipi teman sekelasnya tersebut. Sebagai anak kecil tentu saja ia tidak mengerti apa dampak dari mencium pipi lawan jenis, nah Joshua disini takut jika gadis teman kelasnya tersebut mengalami kehamilan. 

  • Prenjak

Film pendek berikutnya yang wajib anda tonton adalah Prenjak. Prenjak sendiri bercerita tentang seorang bernama Diah yang memiliki masalah dengan keuangan. Hingga akhirnya ia menjual korek api seharga Rp10.000 kepada temannya yaitu Jarwo. Walaupun mahal, korek api ini ternyata bisa dipakai untuk melihat bagian tubuh dari Diah.

Baca Juga:Daftar Drama Korea dengan Genre Romantis Namun Berbalut Horor

  • The Seen and Unseen

The Seen and Unseen adalah film yang bercerita tentang dua anak kembar yaitu Tantra dan Tantri yang mempunyai ikatan batin sangat kuat. Ketika Tantra sedang sakit, Tantri ikut menemani disampingnya sambil menari di sekitar Tantra. Hingga pada akhirnya Tantra meninggal. Namun ternyata ada mahluk lain yang mengikuti tarian Tantri. Memang sedikit creepy sih film The Seen and Unseen ini.

  • On The Origin of Fear

Film terbaik Indonesia terakhir yang wajib ditonton adalah On The Origin of Fear. Walaupun memiliki alur cerita yagn rumit, namun sebenarnya On The Origin of Fear ini menceritakan tentang peristiwa di masa orde baru. Di masa itu kekerasan kerap dipakai untuk melanggengkan kekuasan politik. Karena pengemasan yang unik, On The Origin of Fear ini berhasil menembus Venice International Film Festival pada tahun 2016.

Nah itulah beberapa rekomendasi film pendek terbaik karya anak bangsa yang bisa menemani anda saat di rumah aja. Semoga bermanfaat. 

Film Pendek Romantis yang Cocok Ditonton Bersama Pasangan

film Pendek

Menonton Film menjadi hal yang sangat mengasikan jika bersama pasangan. Apa lagi jika film yang ditonton itu merupakan film romantis. Menonton film pendek merupakan pilihan yang tepat, buat kamu yang kurang suka menonton film yang memiliki durasi panjang. Selain itu, biasanya film pendek lebih mudah kita akses, seperti halnya di Youtube dan platform digital lainnya.

Nah, saya akan merekomendasikan beberapa pilihan film pendek yang dapat kamu tonton bersama pasangan, diantaranya

  • The Division of Gravity

Film ini menceritakan kisah sepasang kekasih yang saling mencintai. Diperankan oleh aktor Rebbeca Calder dan Max Wrottesley, film ini cukup membuat penonton baper. Film yang disutradarai ole Rob Chiu ini mempunyai dinamika cerita yang lumayan seru. Berawal dari hubungan sepasang kekasih yang harmonis dan tampak baik. Seiring waktu mengalami cobaan dalam kehidupannya masing-masing. Mereka diterpa tekanan hidup yang begitu berat, sehingga berpengaruh kepada hubungan mereka. Banyak kejadian yang membuat kita merasa sedih, sampai sepasang kekasih ini harus terpaksa saling menjauh.

  • The Last 3 Minutes

Dari beberapa film pendek yang asik untuk ditonton, film ini mempunyai hal yang menarik dalam penggarapannya. Hal itu adalah ketika sang sutradara mempunyai peran ganda sekaligus sebagai pemeran utamanya. Florence Van Thielen adalah sosok aktor sekaligus sutradara tersebut. Film ini menceritakan seorang laki-laki yang patah hati. Namun, uniknya lagi adalah ketika pada saat setelah moment putus cinta, Dia diberi kesempatan dalam waktu 3 menit untuk menentukan nasibnya. Nasib percintaan itu dihadapkan pada dua pilihan, move on atau balikan.

Baca Juga: Film Kolosal Indonesia yang Populer Dimasanya

  • All’s Fair

Serupa dengan film pendek sebelumnya, film All’s Fair juga menceritakan seorang lelaki yang baru saja putus cinta. Tokoh utama film ini adalah Roye, dia sangat mencintai gadis pujaan hatinya. Film yang berdurasi sekitar 13 menit ini, dibumbui komedi dalam beberapa adegannya. Karena tidak tahan hidup sebagai seorang jomblo, Roye mencoba mencari seorang kekasih untuk mengisi ruang hatinya. Namun, tidak kunjung mendapatkannya. Karena ada sedikit rasa putus asa, Roye menyewa seorang pelacur untuk dijadikan peran mantan pacarnya yang selalu memberi kehangatan disetiap prilakunya.

Review Film Pendek “Di Rumah Sendirian” Karya Hanung Bramantyo

film pendek_drama terbaik

Siapa yang tidak kenal dengan sutradara kondang negeri ini, Hanung Bramantyo. Sutradara bertangan dingin yang telah menelurkan banyak karya-karya film terkenal seperti Ayat-Ayat Cinta, Bumi Manusia, Kartini, hingga Rudy Habibie ini memang tidak main-main dalam menggarap sebuah maha karya. Nah, kali ini, Hanung di tengah kegabutannya dalam self quarantine pun tidak berdiam diri. Ia membuat sebuah film pendek dengan keluarganya. Kira-kira seperti apa reviewnya? Yuk, kita simak ulasannya.

Sinopsis Film Pendek Di Rumah Sendirian

Hanung Bramantyo bersama keluarganya, yakni sang istri, Zaskia Adya Mecca dan anak-anaknya, Sybill, Bhai, Kala, dan Bhre, sedang mengisolasi diri di Yogyakarta. Kota yang menjadi tempat kelahiran Hanung ini menjadi saksi bagaimana keenamnya melewati masa-masa self quarantine di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya adalah membuat film pendek berjudul “Di Rumah Sendirian”..

Film pendek bergenre horor ini dikemas dalam cerita yang menarik, mudah dipahami, dan bisa dikatakan menggemaskan. Pasalnya, ada putra dan putri Hanung yang berperan di dalamnya. Film ini sendiri menceritakan mitos tidur di waktu maghrib dimana di Jawa, hal ini sangat dianggap tidak baik.

Baca Juga: Toy Story’ Menjadi Film Favorit Anak

Pemeran Film Pendek Di Rumah Sendirian

Di film dimana diarahkan langsung oleh Hanung Bramantyo ini, para pemerannya tak lain dan tak bukan adalah anak-anak sang sutradara itu sendiri. Kala Madali Bramantyo atau dipanggil Kala, didapuk menjadi pemeran utama dalam Film Pendek “Di Rumah Sendirian”. Sementara itu, Sybill, Bhre, dan Bhai pun juga ikut berperan di dalamnya. Keempatnya sukses berakting secara natural dan tanpa kesan dibuat-buat.

Fakta Menarik Film Pendek Di Rumah Sendirian

Ada beberapa fakta menarik yang bisa Anda saksikan dari film pendek ini, antara lain :

  • Dikerjakan Sendirian Bersama Istri Saja

Sebenarnya, film ini hanya untuk mengisi waktu luang Hanung sehingga ia pun hanya melibatkan sang istri saja untuk menggarapnya. Jadi bisa dikatakan film ini murni tanpa kru yang biasanya ia libatkan, melainkan hanya para asisten mereka saja.

  • Dirilis di Channel Youtube The Bramantyos

Film pendek yang rils pada 6 April 2020 ini rupanya bisa Anda tonton di Channel Youtube milik keluarga Hanung Bramantyo yang bernama The Bramantyos.

  • Digarap Dengan Kamera Handphone

Fakta unik lainnya, Anda pasti bakal terkejut jika film pendek ini rupanya digarap dengan alat sangat sederhana. Jadi, Hanung hanya memakai kamera ponsel saja dengan sedikit bantuan skill penyutradaraannya selama di dunia perfilman.

  • Dapat Komentar Lucu-Lucu Dari Warganet

Terakhir, film pendek karya The Bramantyos ini dipuji oleh beberapa warganet. Salah satu komentar terunik adalah berupa keuntungan memiliki ayah seorang sutradara kondang dan ibu seorang aktris berbakat, alhasil anaknya memiliki bakat akting turunan. Keren, yah?

Demikian ulasan mengenai review film pendek “Di Rumah Sendirian” karya Hanung Bramantyo. Semoga bermanfaat.

3 Rekomendasi Film Pendek Terbaik Di Indonesia

3 Rekomendasi Film Pendek Terbaik Di Indonesia

Film pendek memang masih belum terkenal hebat di indonesia. Namun para penggarap film pendek ini berusaha keras agar bisa selalu dilirik oleh para pecinta film khusunya masyarakat tanah air. Tak mau kalah dari film layar lebar, film pendekpun selalu menyuguhkan alur cerita yang begitu menarik dan membuat kita takjub melihatnya. Alur cerita yang dikemas menjadi modern, patut kita apresiasi kepada para pembuat film pendek ini. Setelah saya mencari tahu tentang film pendek di internet, ternayat ada puluhan judul atau bahkan bisa lebih dengan beberapa macam genre yang berbeda. Apa aja ya kira-kira judul filmnya? Langsung simak aja yuk tulisan di bawah ini tentang 4 rekomendasi film pendek terbaik di Indonesia

  • Sekar

Bagi kalian yang belum tahu tentang cerita film ini, sebaiknya kalian tonton sendiri guys. Film ini mengangkat salah satu kebudayaan Indonesia loh, yaitu Batik. Film yang diperankan oleh salah satu aktris senior Christine hakim ini menceritakan tentang seseorang yang bernama Sekar yang kebetulan dia tidak bisa melihat serta menjadikan batik menajdi pusat hidupnya. Meskipun dia tidak bisa melihat, Sekar tetap bisa mengenal lebih dalam lagi tentang batik lewat ibunya yang diperankan oleh Christine Hakim dan selalu menemaninya saat ibunya sedang membatik. Singkat cerita, Sekar akhirnya bertemu dengan seseorang lelaki yang  yang bisa memindahkan motif-motif batik ke media lainnya seperti besi. Kalau kalian ingin tau tentang jelasnya cerita film ini, sebaiknya kalian tonton sendiri ya biar paham,hehe.

Baca Juga:Film Pendek Romantis yang Cocok Ditonton Bersama Pasangan

  • Makmum

Film pendek bergenre horor ini mungkin bisa kamu coba tonton bersama teman-teman, dan jika berani tontonlah sendirian. Kayanya salah satu film pendek ini sudah mulai populer di masyarakat deh, pasalnya ketika saya sedang menempuh pendidikan di salah satu kampus yang ada di Jakarta, sebagian orang sudah mengetahui film pendek yang satu ini. Film makmum karya Reza Pahlevi ini mendapatkan penghargaan sebagai film horor terbaik di HelloFest 2016 lalu di jakarta. Film yang berangkat dari kisah nyata ini, menceritakan tentang seorang remaja puteri yang ditinggalkan sendirian di asrama oleh teman-temannya yang pulang kampung. Ketika melakukan solat tahajudnya, berasa ada yang aneh dan juga seperti ada makmum yang berdiri dibelakangnya padahal dia tinggal sendirian. Meskipun cerita ini sederhana, tapi tidak kalah seremnya loh dengan film-film horor layar lebar.

  • Mencari Sulaiman

Jika kamu penggemar film-film action, mungkin film ini bisa menjadi rekomendasi untuk kalian tontont ketika bosan di rumah. Film ini menceritakan tentang seorang anak yang bernama Juned untuk membalaskan dendam kematian ayahnya. Juned rela dimasukan ke penjara asalkan misi balas dendamnya sudah dilakukan kepada Sulaiman yang membunuh ayahnya.

Itulah 3 rekomendasi film pendek indonesia yang bisa kamu tonton ketika bosan di rumah